Tanggung Jawab Sosial, Ekonomi, dan Ekologis dalam Perspektif Teologi Pastoral

Refleksi atas Bencana di Indonesia dalam Terang Gaudium et Spes 63–72

Penulis

  • Rosalia Enny Astuti Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak
  • Florensius Sutami Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak
  • Anthony Kuniawan Wyatno Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak
  • Noverin Andrea Anang Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak
  • Helmina Simanjuntak Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak
  • Sukiahwati Hartanto Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak
  • Yulius Roge Pailing Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.54765/ejurnalkadesi.v8i2.209

Kata Kunci:

Gaudium et Spes, Laudato Si’, ekologi integral, teologi pastoral holistik, bencana Indonesia.

Abstrak

Indonesia merupakan wilayah rawan bencana yang sering kali dipicu oleh krisis spiritualitas manusia modern berupa individualisme dan paradigma teknokratis. Artikel ini bertujuan mengeksplorasi tanggung jawab sosial, ekonomi, dan ekologis dalam terang Konstitusi Pastoral Gaudium et Spes (GS) artikel 63–72 dan ensiklik Laudato Si’ (LS) untuk merespons realitas bencana di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GS 63–72 menegaskan martabat manusia sebagai pusat kehidupan ekonomi, di mana prinsip "tujuan universal harta benda" (GS 69) memberikan landasan etis bagi keadilan distribusi sumber daya, terutama dalam situasi darurat bencana. Melalui gagasan ekologi integral, tanggung jawab sosial-ekonomi diperluas ke dimensi ekologis yang menegaskan keterhubungan antara "jeritan bumi" dan "jeritan kaum miskin". Analisis teologis pastoral merekomendasikan transformasi pelayanan menuju model pastoral holistik yang mencakup perhatian terpadu terhadap individu, masyarakat, dan lingkungan hidup. Simpulan penelitian menekankan pentingnya pertobatan ekologis dan perwujudan "diakonia ekologis" yang bersifat preventif serta kontekstual melalui integrasi kearifan lokal. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan ekoteologi dan pengembangan praksis pastoral yang relevan bagi masyarakat Indonesia yang bergumul dengan dampak bencana

Referensi

Ambun, Onessimus Febryan. “10 Tahun Laudato Si’: Refleksi Dan Prospek Teologi Hijau Di Tengah Krisis Ekologi Global.” AKADEMIKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa 24, no. 2 (2025): 89–104.

ANYANWU, UGOCHUKWU STOPHYNUS. “Eco-Virtue Ethics and Anthropological Commitments of Laudato Eco-Virtue Ethics and Anthropological Commitments of Laudato Si’and Laudate Deum: Towards a Renewed Integral Ecology Si’and Laudate Deum: Towards a Renewed Integral Ecology.” Ugochukwu Stophynus Anyanwu, 2024.

Budiman, Sabda, Kiki Rutmana, and Kristian Kariphi Takameha. “Paradigma Berekoteologi Dan Peran Orang Percaya Terhadap Alam Ciptaan: Kajian Ekoteologi.” Jurnal Borneo Humaniora 4, no. 1 (2021): 20–28.

Fransiskus, Paus. “Ensiklik Laudato Si’: Tentang Perawatan Rumah Kita Bersama.” Jakarta: Penerbit Obor, 2015.

Haq, Mochamad Ziaul, Benedict Erick Mutis, and Gerardette Philips. “Religion and Contemporary Ecology: Laudato Si and Ibn Arabi’s Eco-Spirituality in the Perspective of Open Integrity.” Progresiva: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam 14, no. 01 (2025): 17–36.

Hatmoko, Tomas Lastari. “BENCANA ITU INDIVIDUALISM (Mencari Identitas Manusia Kristiani Dan Perutusan Pelayanannya Dalam Bingkai Refleksi Teologi Pastoral).” Aggiornamento 2, no. 01 (2021): 98–109.

Haward, Ambrosius S. “Ekologi Integral: Alternatif Dalam Krisis Lingkungan Hidup.” MELINTAS An International Journal of Philosophy and Religion (MIJPR) 37, no. 2 (2021): 152–76.

Jewadut, Jean Lous, and Albertus Polikarpus Dedon. “Relevansi Makna Gagasan Ekologi Integral Dalam Ensiklik Laudato Si’bagi Pertobatan Ekologis.” Atma Reksa: Jurnal Pastoral Dan Kataketik 9, no. 2 (2025): 139–54.

Kriswibowo, Arimurti, and Abdon Amtiran. “Laudato Si, Environmental Theology and the Leadership of Pope Francis.” East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) 3, no. 2 (2024): 617–28.

Lee, Yong-Gil. “Integrating Circular Economy and Laudato Si’: A Christian Framework for Sustainable Development and Environmental Stewardship.” Religions 16, no. 3 (2025): 326.

Mali, Mateus. “Gereja Dan Keterlibatannya Dalam Dunia Refleksi Pastoral Atas Gaudium Et Spes.” Jurnal Teologi (Journal of Theology) 2, no. 2 (2013): 139–50.

Messias, Teresa. “From Ecotheology to Ecospirituality in Laudato Sí—Ecological Spirituality beyond Christian Religion.” Religions 15, no. 1 (2024): 68.

Ndruru, Minta Jernih, and Deniel Susanto. “Pastoral Theology Relevant for Contemporary Indonesia.” Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development 3, no. 1 (2025): 71–82.

Pohan, Amriansyah, Rony Hamdani Siregar, Muhammad Darwis Dasopang, Irwandi Sihombing, and Muttaqin Kholis Ali. “Peran Agama Dalam Penanganan Trauma Kolektif Pasca Bencana Alam Di Indonesia.” Indo-MathEdu Intellectuals Journal 6, no. 1 (2025): 430–41.

Rizal, Derry Ahmad, Nurul Khorina Seci Vella, and Tsabitah Khairunnisa. “Analisis Ajaran Ensiklik Laudato Si’dalam Perspektif Ekoteologi Sallie McFague: Sebuah Analisis Teologis.” Melo: Jurnal Studi Agama-Agama 5, no. 2 (2025): 143–56.

Simangunsong, Bestian, Hanna Dewi Aritonang, Resmalem Sembiring, Sisga Zebua, and Trivena Nadeak. “Indonesian Eco-Ecclesiology: Defending Earth Against Ecological Damage in Batak Land.” Pharos Journal of Theology 105, no. 1 (2024).

Sugar, Felix Riondi. “Konsumerisme Dan Krisis Lingkungan: Tinjauan Kritis Pendidikan Dan Spiritualitas Ekologis Dalam Ensiklik Laudato Si Paus Fransiskus.” PASCA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 21, no. 2 (2025): 84–99.

Susanto, Daniel. “Menggumuli Teologi Pastoral Yang Relevan Bagi Indonesia.” Diskursus-Jurnal Filsafat Dan Teologi Stf Driyarkara 13, no. 1 (2014): 77–107.

Sutadi, Laurentius. “Resepsi Gaudium et Spes Oleh Gereja Indonesia.” Jurnal Teologi (Journal of Theology) 2, no. 1 (2013): 1–16.

Vatikan II, Dokumen Konsili. “Gaudium Et Spes: Konstitusi Pastoral Tentang Tugas Gereja Dalam Dunia Dewasa Ini.”.” Seri Dokumen Gerejawi, no. 19 (2021): 1–131.

Wenehenubun, Maria Helena. “Pendekatan Ekologi Integral Untuk Mengatasi Krisis Lingkungan Hidup Menurut Paus Fransiskus.” Logos: Jurnal Pendidikan, Katekese, Dan Pastoral 13, no. 1 (2025): 19–42.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-06-27

Cara Mengutip

Astuti, R. E. ., Sutami, F. ., Wyatno, A. K. ., Anang, N. A., Simanjuntak, H. ., Hartanto, S. ., & Pailing, Y. R. (2026). Tanggung Jawab Sosial, Ekonomi, dan Ekologis dalam Perspektif Teologi Pastoral: Refleksi atas Bencana di Indonesia dalam Terang Gaudium et Spes 63–72. JURNAL KADESI, 8(2), 111-127. https://doi.org/10.54765/ejurnalkadesi.v8i2.209

Terbitan

Bagian

Articles